Antara Iman dan Keinginan

Ketika iman dijual murah

Ketika kata sudah tak lagi bertuah

Akankah Tuhan menyesal?

Tlah mempercayai penipu sepertimu

Ataukah manusia yang akan menyesal?

Karena iman terlanjur diobral

Oleh nafsu dan keinginan

Akhirnya sia-sia dan tak bersisa

Label iman tiada guna

Kesombongan yang meraja

Menutupi jalan bahagia

Bila cahaya tlah menjauh

Tiada lagi jalan untuk ditempuh

Kemakah tujuan hidup?

Ketika kematian pun tak menenangkanmu

Hanya ada tangis berkabung yang tak berujung

Tak ada lagi celah untuk menawar

Karena kesempatan tlah habis

Pahitnya rasa kian abadi

Karena iman dibuat judi

Kesenangan pun tlah lenyap

Ketika sadar kau sendiri dalam senyap

Selamat tinggal iman, 

Aku menyesal kau tlah pergi

Karena perbuatanku sendiri

Tuhan Maha Kasih dan Sayang

Tapi perbuatanmu sungguh disayangkan

Karena tak mampu melihat kasih yang lebih besar

Tertutup raksasa keinginan gilamu,

Yang kian hari kian membelenggu.

Sekarang tinggallah pilih Iman atau Keinginan yang kau tuju.

Advertisements

Author: permanauthority

Aku adalah engkau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s